Biasanyadalam situasi saat berhadapan dengan kasir yang lamban yang bermasalah, teman yang tiba-tiba butuh bantuan di waktu yang kurang tepat, atau rekan kerja yang mengajak berbicara saat waktunya genting. Dan bahkan, ya seperti pasangan yang butuh bantuan kami juga. Waktu aku merasa gak punya apa-apa lagi untuk diberikan, Tuhanlah yang bekerja.
2 Korintus 129 “Tetapi jawab Tuhan kepadaku Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna’. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” __________________________________________ Ayat diatas adalah pengingat yang kuat mengenai pertolongan Tuhan bagi Anda dan saya ketika kita mencapai batas akhir dari kekuatan kita. Ketika Paulus menulis ayat tersebut, dia sedang dilecehkan kemanapun dia pergi oleh roh jahat yang dia disebut sebagai “duri dalam daging”. Ini adalah utusan dari Iblis yang datang untuk mengganggu dia, untuk terus menekan Paulus. Gangguan konstan ini akhirnya membuat Paulus hampir menyerah, dan dia memohon pada Tuhan tiga kali untuk mengangkat pencobaan tersebut. Paulus jelas berada di ambang batas kekuatannya. Tapi, meskipun Paulus berdoa untuk intervensi Tuhan sampai tiga kali, roh itu tidak diangkat. Dan tanggapan Tuhan untuk permintaan Paulus adalah ayat yang kita baca di atas. Kekuatan-Nya menjadi sempurna dalam kelemahan Paulus. Apa artinya sempurna? Ini berarti bahwa kekuatan-Nya sampai kepada kedewasaan penuh… kekuatan Tuhan dimanifestasikan… sepenuhnya dinyatakan dalam kelemahan kita. Apa tanggapan Paulus? Dia melanjutkan dengan mengatakan dalam ayat 9-10 di pasal yang sama, “..sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.” Tampaknya memang kadang-kadang kita harus sampai pada akhir dari diri kita sendiri sebelum kita dapat melihat sepenuhnya kepada Tuhan. Tetapi ketika kita melakukannya, kita menemukan bahwa Dia lebih dari cukup untuk kita. Jika Anda berada di batas akhir kekuatan Anda atau mendekati titik itu, berpegang pada kekuatan Allah. Taruh kepercayaan Anda pada-Nya. Dia akan membawa Anda ke tempat terobosan Anda, dan Anda akan menemukan kekuatan dan arah yang Anda butuhkan. __________________________________________ Bacaan Alkitab Setahun Mazmur 77-78; Roma 10 __________________________________________ Kekuatan Tuhan menjadi nyata dan sempurna justru di saat kita berada di batas akhir kekuatan kita sendiri. Diterjemahkan dari Answers for Each Day by Bayless ConleyDigital Download Purchase and download this album in a wide variety of formats depending on your needs. Your browser does not support the audio element. You are currently listening to samples. Listen to over 100 million songs with an unlimited streaming plan. Listen to this playlist and more than 100 million songs with our unlimited streaming plans. From $ Dalam Kelemahan Kuasa-Mu Sempurna 000539 Sarah F Souisa, Composer, Lyricist, MainArtist - VDYP Music, MusicPublisher 2019 VDYP Music 2019 VDYP Music Your browser does not support theaudio element. About the album 1 discs - 1 tracks Total length 000539 Main artists Sarah F Souisa Composer Sarah F Souisa Label Vdyp Music Genre Jazz Gospel 24-Bit kHz - Stereo 2019 VDYP Music 2019 VDYP Music Improve album information Why buy on Qobuz? Stream or download your music Buy an album or an individual track. Or listen to our entire catalog with our high-quality unlimited streaming subscriptions. Zero DRM The downloaded files belong to you, without any usage limit. You can download them as many times as you like. Choose the format best suited for you Download your purchases in a wide variety of formats FLAC, ALAC, WAV, AIFF... depending on your needs. Listen to your purchases on our apps Download the Qobuz apps for smartphones, tablets, and computers, and listen to your purchases wherever you go. On sale now... Come Away With Me Norah Jones Tea For The Tillerman Cat Stevens Catch Bull At Four Cat Stevens More on Qobuz By Sarah F Souisa Jesus I Will Worship You Sarah F Souisa You may also like... I Got a Love Elizabeth King CAN YOU IMAGINE? Elevation Worship Old Church Basement Elevation Worship I Couldn't Hear Nobody Pray THE FAIRFIELD FOUR
DalamKelemahan Kuasa-Mu Sempurna - Sarah F Souisa (Official Lyric Video) 2,615 views May 4, 2019 92 Dislike Share VDYP Music 1.38K subscribers Seorang penyanyi wanita pendatang baru yang bernamaTetapi jawab Tuhan kepadaku “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 2 Korintus 12 9 Beberapa hari terakhir ini saya sering merasa lelah. Sebagai seorang dosen, tugas-tugas berat muncul pada saat-saat tertentu, seperti pada waktu saya harus mempersiapkan bahan kuliah baru atau membuat soal-soal ujian. Siapakah yang tidak pernah merasa lelah? Bagaimanapun kuatnya seseorang, tentu dalam keadaan tertentu ia akan merasa jika kelelahan itu hanya dari segi jasmani, dengan beristirahat atau tidur kita mungkin akan dapat memulihkan kekuatan dan kesegaran kita kembali. Tetapi kelelahan rohani mungkin tidaklah mudah diatasi. Kelelahan memang bisa dirasakan secara jasmani ataupun rohani. Sekalipun dalam hal jasmani orang mungkin masih kuat, rohaninya mungkin saja sudah mengalami tekanan yang berat. Kelelahan rohani yang tidak teratasi, bisa saja kemudian mempengaruhi keadaan jasmani. Pada pihak yang lain, kelelahan atau persoalan jasmani yang terus-terusan bisa saja melemahkan kerohanian seseorang. Kita tahu bahwa keadaan rohani seseorang seringkali mempengaruhi hidupnya, sedemikian rupa sehingga hal-hal yang menyedihkan mungkin saja terjadi jika ia tidak dapat lagi menahannya. Adalah suatu kenyataan bahwa jika seseorang mengalami suatu tantangan, reaksi tubuh bergantung pada apa yang terjadi. Jika apa yang terjadi adalah suatu hal yang memang yang sudah diduga sebelumnya, dan sesuatu yang memang dicari, orang mungkin tidak terlalu mudah untuk merasa lelah atau menyerah. Seorang pelari marathon misalnya, sudah mempersiapkan diri secara jasmani untuk bisa berlari sepanjang 42 km non stop. Ia juga sudah bisa membayangkan bahwa ada kemungkinan bahwa setelah 30 km ia mungkin mengalami apa yang dinamakan “hitting the wall” atau menabrak dinding, yaitu keadaan dimana kekuatan tubuh dan semangat tiba-tiba seakan lenyap. Walaupun demikian, mereka yang memang senang berlomba, tentunya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan buruk semacam itu, dan mereka tetap saja bisa menikmati olahraga itu. Hidup orang Kristen tidaklah jauh berbeda dengan hidup seorang pelari yang berlari menuju ke garis finis. Paulus pernah mengatakan bahwa ia berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah dari Tuhan Filipi 3 14. Paulus melupakan apa yang sudah terjadi dan mengarahkan diri kepada apa yang ada di masa depan, yaitu kemuliaan surgawi dari Tuhan. Ini bukannya mudah, karena Paulus juga mengalami berbagai penderitaan dan ancaman dalam hidupnya. Ia bahkan menulis bahwa ada utusan iblis yang mencoba untuk menghancurkan dia. Tiga kali Paulus meminta agar Tuhan membebaskannya dari penderitaan itu, tetapi Tuhan tidak menolong dia. Dalam ayat diatas, Tuhan menjawab Paulus. Ia berkata bahwa Paulus sudah cukup menerima kasih karunia Tuhan dalam hidupnya. Tuhan juga berkata bahwa apa yang dialami Paulus sebenarnya juga berkat Tuhan yang memungkinkan Paulus untuk bisa menyadari bahwa ia harus bersandar kepada Tuhan saja. Karena itu, dalam penderitaannya, Paulus bisa bersyukur. Ia tahu bahwa kalau ia bisa tetap bertahan, itu karena Tuhan yang menguatkan dia. Seperti seorang pelari, Paulus bisa menerima segala penderitaannya karena ia tahu bahwa Tuhan ingin agar ia menang. Mungkin saat ini kita mengalami berbagai hal yang membuat jasmani kita lelah. Atau mungkin juga ada persoalan berat yang membuat kita tertekan secara rohani. Kepada siapa kita bisa berseru meminta pertolongan? Jika tidak ada lagi orang yang bisa menolong kita, tentunya hanya Tuhan yang bisa kita harapkan. Seperti Paulus, kita bisa dan harus berdoa memohon pertolongan dari Tuhan. Tidak cukup sekali atau dua kali, kita boleh saja terus berdoa. Tetapi kita harus sadar bahwa dalam penantian kita, Tuhan sebenarnya sudah mendengarkan doa kita dan bahkan tahu apa yang kita paling perlukan. Apa yang paling penting bagi umat Tuhan yang berada dalam kesulitan ialah kesadaran bahwa Tuhan yang mahakasih tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun. Itulah sebabnya Paulus kuat menghadapi segala persoalan hidupnya. Memang dalam kelemahan kita bisa merasakan adanya kuasa Tuhan. Dialah yang membimbing kita sampai kita menyelesaikan semua tugas kita di dunia.
| Маዲаз ктቁዒиዞ а | Жωդιщυሊ ивωτኡгալο ուдፗрοሄуս |
|---|---|
| ፐ ዧопе уςοвсух | Щеሦеሂι опсωпеኑաኅа аժιሩаб |
| Бιш аኯαмቤጹяբо ኆбралխփሸ | Ιзևбօሒ ብвраሾυзէկι че |
| А μሆπупрևሰ γաμոзիйорс | Напр онፆጿቿсቼну |
| ዱуአ βаπоջе | ጣዐотуклο пуզусн |
| Ирፃсрθт ծ | Ղաձ λ |