RisetKesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menyebutkan bahwa prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1% (Fitri, Briawan, Tanziha, & Amalia, 2015). Pada tahun 2018, prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 48,9% yang 2 cenderung meningkat dari tahun 2013 yang sebesar 37,1% (Riskesdas, 2018). BAB III
Latarbelakang : Anemia pada kehamilan berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kesakitan dan kematian ibu dan bayi serta meningkatkan risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).
sSD94d. 4rwhsq2itx.pages.dev/5324rwhsq2itx.pages.dev/9674rwhsq2itx.pages.dev/7934rwhsq2itx.pages.dev/8094rwhsq2itx.pages.dev/2754rwhsq2itx.pages.dev/4444rwhsq2itx.pages.dev/1574rwhsq2itx.pages.dev/5334rwhsq2itx.pages.dev/5494rwhsq2itx.pages.dev/9964rwhsq2itx.pages.dev/8874rwhsq2itx.pages.dev/7794rwhsq2itx.pages.dev/5634rwhsq2itx.pages.dev/3314rwhsq2itx.pages.dev/535
makalah anemia pada ibu hamil bab 3