Persebaranflora di Indonesia terbagi menjadi 3 wilayah, yaitu : Flora di Daerah Paparan Sahul. Flora Paparan Sahul merupakan flora di daerah Irian Jaya, yang terdiri dari tiga macam, yaitu : Pohon sagu, pohon nipah, dan mangrove. Hutan hujan tropik. Jenis Pemetia Pinnata (motea). Flora di Daerah Peralihan
Kayu merupakan hasil alam yang terbukti sejak jaman dahulu telah digunakan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan mulai dari bahan bangunan sampai dengan bahan untuk konstruksi kapal. Kayu juga termasuk komoditas utama dan sebagian besar hasil kayu ini juga dijadikan untuk berbagai keperluan manusia. Ada berbagai jenis kayu yang tersebar di seluruh Indonesia. Jenis kayu apa sajakah itu? Nah, agar mengenal lebih jauh mengenai kayu, berikut ini beberapa jenis kayu serta daerah persebarannya di Indonesia. Kayu jati Kayu jati merupakan jenis kayu dengan kualitas nomor I dan sangat populer sampai ke mancanegara. Kayu ini memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Kayu jati banyak digunakan sebagai bahan bangunan, mebel mewah, bahan untuk ukiran mewah, serta kerajinan tangan yang lainnya. Keuinikan dari kayu jati yang lainnya adalah tahan terhadap serangan hama pemakan kayu dan juga jamur. Kayu jati kebanyakan ditemukan di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Bali, Nusa Tenggara dan Bali. Kayu kelapa Kayu kelapa banyak dikenal oleh masyarakat sebagai bahan untuk bangunan rumah. Kayu kelapa ini banyak ditemukan di area pantai. Kayu kelapa memiliki keuinikan tersendiri karena batang kayu ini lurus, sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan bangunan rumah. Daerah persebaran dari kayu ini adalah Jawa dan Sulawesi. Kayu bengkirai Kayu bengkirai termasuk jenis kayu berkualitas nomor I. Kayu ini juga termasuk jenis kayu populer dan banyak dicari oleh parap pengusaha kayu dikarenakan kualitas kayu bengkirai ini yang super. Kayu ini merupakan jenis kayu yang tahan lama, kuat, keras, serta tidak mudah terserang hama pemakan kayu dan juga jamur. Daerah persebaran dari kayu ini adalah Kalimantan. Kayu ulin Kayu juga merupakan salah satu jenis kayu dengan kualitas yang super. Kayu ini merupakan jenis kayu yang sangat keras, sehingga sering dijuluki sebagai kayu besi. Kayu ini baik untuk digunakan sebagai bahan bangunan utama, jembatan, bahan untuk perkapalan, serta tiang listrik. Kayu ulin juga merupakan jenis kayu dengan nilai komersial yang sangat tinggi. Kayu ini banyak ditemukan di Sumatra Selatan dan Kalimantan. Kayu kamper Kayu kamper merupakan kayu dengan kualitas yang cukup baik dan juga banyak dicari oleh para pengusaha kayu. Kayu ini banyak digunakan untuk pembuatan kusen, baik untuk kusen pintu maupun jendela. Keunggulan lain dari kayu kamper ini adalah tingkat ketahanannya yang tinggi. Kayu kamper tidak mudah terserang oleh rayap maupun hama pemakan kayu yang lainnya. Selain itu, kayu ini juga tahan terhadap serangan jamur. Daerah persebaran dari kayu ini adalah Sumatra dan Kalimantan. Kayu merbau Kayu merbau merupakan jenis kayu dengan kualitas yang bagus. Kayu merbau biasanya berwarna kelabu coklat, kuning coklat sampai dengan merah yang cerah dan ada pula yang berwarna sampai hitam. Kayu merbau banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan untuk bangunan, mebel, furniture, ukiran, parket lantai, dan yang lainnya. Kayu merbau juga termasuk jenis kayu dengan nilai yang tinggi. Wilayah persebaran dari kayu ini adalah Maluku dan Papua. Demikian enam jenis kayu beserta tempat persebarannya di Indonesia. Semakin banyak pengguna kayu dan juga semakin banyak terjadinya illegal logging, maka memungkinkan untuk persediaan kayu semakin tipis di Indonesia. Oleh karena itu, pelestarian terhadap kayu sangat diperlukan. Rekomendasi Untuk AndaMengenal Jenis-Jenis Kayu Untuk FurnitureMengenal Lebih Dekat Cat Kayu Water BasedProduk Pabrik Cat Dasar Kayu Cepat Kering Biocolours Yang Ternama Di IndonesiaGrosir Cat Dasar Kayu Non-Toxic BioColours Di IndonesiaJual Cat Dasar Kayu Cepat Kering Biocolours IndonesiaSupplier Cat Kayu Aman Biovarnish Di IndonesiaPilihan Menarik LainnyaKebutuhan Cat Kayu Jati Penting Untuk Serat KayuKayu Aquarium Membutuhkan Cat Kayu Warna GlossCara Mendempul Kayu Merbau Ya ng TepatCat Kayu Mengkilap Untuk Dinding BambuCat Anti Rayap Bagus Untuk Finishing Furniture InteriorPabrik Cat Dasar Kayu Cepat Kering BiocoloursLihat Harga Plitur Kayu Disini Sebelum Membeli di TokoHari Pendidikan NasionalHarga Dempul Kayu Terbaru 2017Jual Cat Kayu Kuas Biovarnish Bagus Untuk Replika KapalRansomeware Masih Menghantui Data Rumah Sakit IndonesiaFurniture Kayu Mangga Wajib Menggunakan Cat Kayu Kuas
Wilayahini mencakup sebagian wilayah Papua dan sekitarnya. Beberapa spesies fauna Indonesia endemik di timur adalah burung cendrawasih, kasuari, burung beo bersayap hitam, gouravictori merak, kanguru dengan bulu emas, dan hiu karpet. Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Peta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia. Peta topografi adalah jenis peta yang ditandai dengan skala besar dan detail biasanya menggunakan garis kontur dalam pemetaan modern. Misalnya peta penyebaran flora dan fauna peta kepadatan penduduk peta persebaran hasil tambang dan lain sebagainya. Buatlah Tabel Persebaran Bahan Tambang Di Indonesiaka Bantu Yaaa Mksih Brainly Co Id Barang tambang yang dihasilkan wilayah yang bertanda X dan Y pada peta di bawah adalah. Peta persebaran hasil tambang. Peta digital akan menampilkan data-data yang disimpan di dalam memori komputer. Yang pertama yaitu minyak bumi. Daerah Persebaran dan Hasil Tambang di Indonesia Aktivitas Penambangan Sumber gambar. Nenek moyang bangsa Indonesia bukanlah manusia-manusia jenis Meganthropus Palaeojavanicus Pithecantropus Erectus Homo Soloensis atau Homo WajakensisWalaupun terdapat di Indonesia manusia-manusia jenis itu sudah punah. KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA. Itulah negara Indonesia negeri timur seberang yang sejak abad ke 16 diserbu oleh negara-negara barat dalam rangka merkantilisme kolonialisme dan imperialisme. Berdasarkan namanya jenis-jenis peta satu ini dibuat menggunakan bantuan komputer. Lokasi FS DED Lokasi yang sudah dipulihkan Google Esri Topografy Grayscale Stamen Dark NASA Night. Batu Pasir. Newer Post Older Post Home. Post Comments Atom Populer Post. Barang tambang adalah sumber daya alam yang dalam mengusahakannya memerlukan proses penambangan yang. Metode interpolasi kriging dilakukan. Peta Persebaran Barang Tambang Di Jawa Tengah Brainly Co Id. Gambar Peta Indonesia Lengkap. Tempelkan peta hasil bumi dan laut Indonesia dan peta persebaran hasil tambanggambar hasil tambang indonesia di peta – qpcpainterscoza. Sedangkan letak astronomis nya yaitu terletak di 6 lu lintang utara 11 lintang selatan dan 95 bt bujur timur 141. DOWNLOAD PETA RUPA BUMI. Peta Persebaran Tambang Indonesia Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil tambang. 3 dari 4 halaman. Selain itu untuk menguji konsistens i. Gambar Wayang Pandawa Lima Hitam Putih. Akibat tekanan lapisan-lapisan atas dan pengaruh panas magma dan terjadilah proses destilasi hingga menjadi minyak bumi kasar. Jenis-Jenis Peta iStockphoto 1. Persebaran Barang Tambang di Indonesia Ada peribahasa yang mengatakan Gemah ripah Loh Jinawi yang artinya kekayaan hasil bumi yang melimpah. PDF On Mar 14 2018 Putri Rida Lestari and others published Analisis Persebaran Gas Karbonat Pada Lapangan Ngawen Menggunakan Metode AVO Find read and cite all the research you need on. Hasil estimasi kriging berk orelasi dengan nilai. Peta Persebaran Barang Tambang Di Jawa Tengah Brainly Co Id. Barang tambang sendiri merupakan sumber daya alam yang dalam mengusahakannya memerlukan proses pengembangan yang meliputi kegiatan eksplorasi eksploitasi dan ekstraksi. Minyak bumi Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di danau-danau teluk-teluk rawa-rawa dan laut dangkal setelah mati mikroplakton berjatuhan dan mengendap di dasar laut kemudian bercampur dengan sedimen. Kekayaan sumber daya alam ini memberikan sumbangsih yang sangat besar pada pendapatan negara. Untuk mengetahui asal nenek moyang bangsa Indonesia kita dapat menggunakan dua cara yakni persebaran rumpun bahasa dan persebaran kebudayaan bercocok tanam. Adapaun persebaran barang tambang di Pulau Sulawesi antara lain. 0 Response to Hasil Tambang Peta Persebaran Sda Di Indonesia Post a Comment. Jenis-Jenis Peta Berdasarkan Bentuk. PROFIL PROPINSI JAWA BARAT. Memiliki predikat sebagai negara kepulauan terbesar di dunia membuat Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Berikut penjelasan mengenai Peta Persebaran Tambang di Indonesia. Cara Membuat Anak Kembar Di The Sims 4. Prabu Puntadewa Is The King Of Pandawa Desain Smile D I Love. Peta persebaran barang tambang di indonesia hd. Serangan terjadi di kawasan yang kaya dengan sumber tambang yang beberapa waktu. Play this game to review Geology. Persebaran hasil tambang a. Pada peta persebaran Hg terlihat bahwa nilai Hg. Kelucuan Vampire Buat Anak V The Sims 4 Indonesia Youtube Wow Bayi Kembar Lahir The Sims 4 I. Cek lebih lanjut silahkan LoginDaftar. Provinsi Jawa Barat secara geografis terletak di antara 5 50 – 7 50 Lintang Selatan dan 104 48 – 108 48 Bujur Timur. Barang tambang yang dihasilkan wilayah yang bertanda X dan Y pada peta di bawah adalah Preview this quiz on Quizizz. PETA PERSEBARAN BARANG TAMBANG INDONESIA. Batubara dan marmer Makassar Besi Pegunungan Verbeek nikel Towuti belerang gips mika Pulau Peleng serta tembaga Sangkarapi. Persebaran Barang Tambang Di Indonesia Ppt Download Identifikasi Barang Tambang Dan Persebarannya Geografi Kelas 11 National Oceanographic Persebaran Dan Manfaat Barang Tambang Di Indonesia Tugas Geografi Persebaran Barang Tambang Di Indonesia Dan Proses Geomorfik Peta Persebaran Barang Tambang Di Jawa Tengah Brainly Co Id Ada Yang Tau Peta Persebaran Tambang Di Asia Tenggara Brainly Co Id Jual Peta Sebaran Barang Tambang Di Indonesia Jakarta Barat Depo Sukses Tokopedia Peta Tematik Sumber Daya Alam Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung Sebaran Tambang Other Quiz Quizizz Peta Persebaran Tambang Emas Di Indonesia Mino Gambar Peta Persebaran Tambang Negara Filipina Brainly Co Id Ok Google Untuk Mengetahui Persebaran Daerah Tambang Di Indonesia Maka Kita Menggunakan Jenis Peta Brainly Co Id Peta Persebaran Barang Tambang Jurnalistik Sman 3 Rembang Xi Geografi Bab 2 Persebaran Barang Tambang Jual Alat Peraga Sekolah Peta Sebaran Barang Tambang Dari Penerbit Lainnya Original Murah Siplah Eureka Bookhousess Peta Indonesia Gambar Peta Indonesia Hasil Tambang Geografi Kelas 11 Potensi Dan Persebaran Barang Tambang Kajian Geografi Sariwangi Peta Tematik Sebaran Barang Tambang Lipat Shopee Indonesia Peta Persebaran Pertanian Indonesia Salah satu provinsi di Indonesia adalah Sumatera Barat. Ibu kota Sumatera Barat adalah Padang. Kota Padang merupakan pintu gerbang ke Ranah Minang, sebutan lain untuk Sumatera Barat. Sumatera Barat terkenal dengan keindahan alamnya. Salah satunya Air Terjun Lembah Anai. Sumatera Barat juga kaya dengan sumber daya alam, di antaranya karet, kayumanis, kopi, semen, teh, dan rendang, Sumatera Barat terkenal dengan Keripik Balado. Keripik Balado adalah keripik yang terbuat dari singkong yang diiris tipis. Keripik di goreng dan dicampur dengan bumbu dan cabai. Sumber daya alam adalah kekayaan alam yang merupakan ciptaan Tuhan untuk kebutuhan manusia. Setiap daerah memliki sumber daya alam yang berbeda dengan daerah lain. Sumber daya alam ini sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia. Hal ini harus kita syukuri. Sumber daya alam di sekitar kita antara lain sebagai berikutTanah dan segala yang dapat diusahakan di atasnya. Misalnya, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Bahan galian / tambang, yaitu bahan yang terdapat di dalam tanah. Misalnya minyak bumi, batu bara, besi, tembaga, nikel, timah, dan lain-lain. Kekayaan alam yang ada di laut, sungai, dan danau. Misalnya, ikan, udang, mutiara, rumput laut, garam, dan lain-lain. Keindahan alam, misalnya pantai pasir putih, danau, lembah, gunung, air terjun, hutan, dan sebagainya. Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup, agar manusia yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita hidup lebih sejahtera. Sumber daya alam terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, dan udara. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, dan hewan. A. Sumber daya alam berdasarkan jenis Sumber daya alam hayati/biotik adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup contoh tumbuhan, hewan, mikroorganisme, dan lain-lain Sumber daya alam nonhayati/abiotik adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati. contoh bahan tambang, air, udara, batuan, dan lain-lain B. Sumber daya alam berdasarkan sifat pembaharuan Sumber daya alam yang dapat diperbaharui/renewable yaitu sumber daya alam yang dapat digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan. contoh air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui/nonrenewable ialah sumber daya alam yang tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat digunakan sekali saja atau tidak dapat dilestarikan serta dapat punah. contoh minyak bumi, batubara, timah, gas alam. Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya/unlimited contoh sinar matahari, arus air laut, udara, dan lain lain. C. Sumber daya alam berdasarkan kegunaan atau penggunaannya Sumber daya alam penghasil bahan baku adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain sehingga nilaigunanya akan menjadi lebih tinggi. contoh hasil hutan, barang tambang, hasil pertanian, dan lain-lain Sumber daya alam penghasil energi adalah sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di muka bumi. misalnya ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan lain sebagainya Persebaran hasil bumi dan pertanian Persebaran hasil pertanian; Hasil pertanian negara kita antara lain; WilayahSumber Daya Alam dan Penjelasannya Sumatera Kelapa sawit Aceh Pulau Simelue, Sumatera Utara Pulau Nias, Pulau Prayan, Medan, Pematang Siantar Cengkeh Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara Tapanuli Cokelat Sumatera utara dan Sumatera Barat Karet Aceh, Sumatera Utara Kisaran, Deli, Serdang, Bengkulu Kelapa Aceh, Bengkulu, dan Jambi Lada Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan Palembang, Pulau Bangka Kopi Sumatera Selatan Palembang, Bengkulu Bukit Barisan, Sumatera Utara Deli, Tapanuli, Lampung Liwa Tembakau Sumatera Utara Deli, Sumatera Barat Payakumbuh, Bengkulu, Sumatera Selatan Palembang. Teh Sumatera Utara Pematang Siantar, dan Sumatera Barat Jawa Cokelat Salatiga Jawa Tengah, Trenggalek Jawa Timur, Sumedang Jawa Barat Karet Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah, Jawa Timur. Kelapa Jawa Barat Banten, Priangan, Jawa Tengah Banyumas, Yogyakarta, Jawa Timur Kediri, Padi Indramayu Jawa Barat, Karawang Jawa Barat, Jawa Timur Kopi Jawa Barat Bogor, Priangan, Jawa Timur Kediri, Besuki Jagung Jawa Tengah Wonosobo, Semarang, Jepara, dan Rembang; Jawa Timur Besuki, Madura Tembakau Jawa Tengah Surakarta, Klaten, Dieng, Kedu, Temanggung, Parakan, Wonosobo, dan Jawa Timur Bojonegoro, Besuki. Teh Jawa Barat Bogor, Sukabumi, Garut, Jawa Tengah Pegunungan Dieng, Wonosobo, Temanggung, Pekalongan Kalimantan Kelapa sawit Kalimantan Barat, Kelapa Kalimantan Selatan pegunungan Meratus Karet Kalimantan Selatan pegunungan Meratus Rotan Katingan Kalimantan Selatan Lada Kalimantan Barat Sulawesi Cokelat Sulawesi Tenggara Kopi Sulawesi Pegunungan Verbeek Pala Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara Rotan Sulawesi Tegah Jagung Sulut, Sulteng dan Sultra Kelapa Sulawesi Utara Minahasa, Sangihe, Talaud, Gorontalo, Bone Sulsel Nusa Tengara, Maluku dan Papua Sagu Maluku dan Papua Vanili Flores Manggarai, Bajawa, Papua. Kelapa Pulau Halmahera, Pulau Buru, dan Pulau Seram Maluku, Kep Alor, Pulao Solor NTT Kopi Flores Manggarai Pala Maluku, Papua. Pemanfaatan Sumber Daya Alam Walaupun suatu negara memiliki Sumber daya alam yang berlimpah, belum tentu hal itu dapat memberikan manfaat besar bagi penduduknya jika tidak dikelola dengan baik. Indonesia yang memiliki SDA yang melimpah ruah, pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara maksimal dengan berbagai upaya. Cengkeh dimanfaatkan sebagai minyak atsiri yang dihasilkan dari penyulingan bagian tanaman cengkeh, terutama daun dan bunga cengkeh. Mengobati penyakit yang berhubungan dengan pernapasan, seperti batuk, masalah bau napas, mengobati luka gigitan serangga Coklat cokelat merupakan bahan utama pembuatan berbagai macam jenis makanan dan minuman yang menyehatkan. Manfaat kesehatan Menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mengandung antioksidan yang tinggi, mengandung antidepresi, mencegah kerusakan gigi. Kelapa kelapa diambil daging buahnya dan dikeringkan menjadi kopra, kopra diambil minyaknya sebagai minyak goreng. Kelapa juga dijadikan penyedap masakan. Daunnya untuk atap, bungkus ketupat, Sabutnya dapat dibuat keset, Batoknya untuk arang, dan Batangnya untuk bahan kayu bangunan Karet karet diambil getahnya sebagai bahan utama pembuatan karet, Karet merupakan bahan utama pembuatan ban mobil dan barang lainnya. Bahan baku pembuatan alat-alat kesehatan. Kopi sebagai bahan baku minuman dan kue, Manfaat kesehatan mencegah timbulnya penyakit jantung dan stroke jika dikonsumsi secara baik dan tidak berlebihan. Kina sebagai bahan dasar minuman dan kosmetik dan Obat malaria. Kelapa Sawit kelapa sawit diambil minyaknya sebagai minyak goreng, sabun, lilin dan industri kosmetik. Minyak kayu putih untuk menghangatkan tubuh, meredakan pilek dan batuk, mengobati masalah kulit, memar dan gangguan kulit, dan aroma terapi. Kapuk dimanfaatkan seratnya sebagai bahan pembuat alas tidur kasur dan juga sebagai bahan pembuat benang. Bahan isi alat-alat peredam dan alat-alat penyelamatan. Biiji kapuk dapat diolah menjadi sejenis minyak goreng nonkolesterol dan minyak campuran sebagai bahan baku pembuatan sabun Tembakau memiliki hormon penting yang memiliki peran dalam merangsang peredaran darah manusia keseluruh tubuh, melepaskan gigitan lintah, dan sebagai insektisida. Jagung jagung dijadikan makanan pokok sebagian masyarakat Indonesia dan juga sebagai sumber karbohidrat. Manfaat kesehatan merawat kulit, mencegah anemia, melancarkan air seni, mengontrol kolesterol, melancarkan ASI, melancarkan pencernaan. Teh sebagai bahan minuman. Manfaat kesehatan membantu tubuh melawan radikal bebas, meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak, membantu penderita diabetes, mengurangi kadar kolesterol Pala dijadikan bahan penyedap masakan, manisan dan diambil minyaknya. Manfaat kesehatan dan kecantikan menghilangkan noda jerawat, pereda sakit perut, membantu tidur, pereda sakit gigi. Lada lada digunakan sebagai bahan penyedap masakan juga diambil minyaknya. Manfaat kesehatan melegakan saluran pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala, membantu melonggarkan jalan pernapasan pada penderita asma. Sagu sebagai bahan makanan pokok pengganti nasi. Manfaat kesehatan dapat mengatasi pengerasan pada pembuluh darah, mengatasi sakit pada ulu hati serta membantu mengatasi perut kembung. Rotan banyak dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan terutama hiasan dan bahan baku mebel, misalnya kursi, meja tamu, rak buku, keranjang hantaran, keranjang hampers, keranjang suvenir. Padi dimanfaatkan sebagai makanan pokok hampir sebagian besar masyarakat Indonesia, padi diolah menjadi beras, beras dimasak menjadi nasi. Di Padang, singkong dimanfaatkan untuk membuat Keripik Balado. Ternyata singkong juga bisa diolah menjadi masakan lain. Salah satunya adalah getuk. Getuk bahasa Jawa gethuk adalah makanan ringan yang dibuat dengan bahan utama singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemui di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahan-bahan Bahan yang diperlukan untuk membuat getuk adalah sebagai berikut. 1/2 kg singkong yang sudah dikukus 150 gr gula pasir/gula jawa 1/2 sendok teh garam dapur 1/2 buah kelapa yang telah diparut dan dikukus Pewarna Untuk getuk berwarna putih, kita sebaiknya menggunakan gula pasir. Untuk getuk berwarna merah, kita menggunakan gula jawa. Sedangkan untuk getuk berwarna hijau, kita dapat menggunakan perasan daun suji. Langkah-langkah pembuatan getuk Singkong dikupas dan dicuci sampai bersih, lalu dikukus sampai masak. Tumbuk singkong menggunakan tumbuk kayu atau batu yang dilapisi plastik. Beri gula dan pewarna alami. Sajikan hangat dengan taburan parutan kelapa. PersebaranFlora Berdasarkan Iklim dan Keadaan Daerah. Selain menurut wilayah, tinjauan persebaran flora menurut lingkungan geografi berdasarkan iklim dan keadaan daerah di Indonesia dibagi menjadi flora Hutan Mangrove, Hutan Lumut/Tundra, Hutan Rawa, Hutam Musim, Hutan Hujan Tropis, Sabana, dan stepa. 1. Hutan Mangrove. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan flora dan fauna. Keragaman flora dan fauna itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tapi, Sobat Pijar sudah tahu belum, ternyata persebaran flora dan fauna di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda-beda, lho, di setiap wilayahnya. Manusia di tiap wilayah saja memiliki karakteristik yang berbeda-beda, mulai dari warna kulit, model rambut, hingga mata pencahariannya. Hal yang sama juga terjadi pada flora dan fauna, nih. Wah, seperti apa ya persebaran flora dan fauna di Indonesia itu? Kita bahas sama-sama, yuk! Baca juga Proses Terjadinya Hujan Seperti Apa, Ya?Persebaran Flora dan Fauna di IndonesiaBerdasarkan karakteristik tiap wilayahnya, persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga, yaitu persebaran flora dan fauna di paparan sunda, peralihan, dan paparan sahul. Ketiga wilayah ini dipisahkan oleh dua garis, yaitu garis wallace yang memisahkan daerah paparan sunda dan peralihan dan garis weber yang memisahkan daerah peralihan dan paparan sahul. Supaya Sobat Pijar lebih terbayangkan bagaimana pembagiannya, berikut gambaran peta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia. Peta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Sumber Pijar BelajarKira-kira kenapa, ya, persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi ke dalam tiga wilayah? Pembagian tiga wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia ini disebabkan oleh adanya persamaan kondisi geografis dan karakteristik flora dan fauna di tiap wilayahnya. Pada awalnya seluruh benua merupakan satu kesatuan, namun akhirnya terpisahkan akibat adanya pergeseran lempeng tektonik bumi. Nah, karena itulah beberapa wilayah yang dulunya menyatu memiliki karakteristik yang sama. Misalnya seperti pulau Sumatera dan Jawa yang dulunya menyatu sehingga karakteristik flora dan faunanya serupa. Kita kenalan lebih jauh, yuk, dengan masing-masing wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia. Flora dan Fauna Paparan Sunda AsiatisWilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia yang pertama kita bahas adalah Paparan Sunda atau Dataran Sunda. Kalau Sobat Pijar lihat dalam peta persebaran flora dan fauna sebelumnya, wilayah Paparan Sunda meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, berserta laut dan pulau-pulau kecil disekitarnya. Nah, pulau-pulau dalam wilayah Paparan Sunda ini dulunya terhubung langsung dengan Benua Asia. Oleh karena itu, Paparan Sunda juga dapat disebut dengan wilayah Asiatis. Sebagai wilayah yang dulunya menyatu, flora dan fauna dalam wilayah Paparan Sunda ini memiliki karakteristik yang mirip satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan oleh karakteristik geografisnya yang mirip. Berikut ciri-ciri flora dan fauna wilayah Paparan Sunda. Ciri-Ciri Flora Paparan Sunda dan ContohnyaBersifat heterogen beragam, wilayah Paparan Sunda sebagian besar terdiri dari iklim hutan hujan tropis dengan curah hujan dan penyinaran matahari yang tinggi. Oleh karena itu, wilayah paparan sunda memiliki jenis tanaman yang sangat beragam karena tanahnya sangat subur. Tanaman berukuran besar dan daun lebat, curah hujan yang tinggi dan adanya penyinaran matahari yang stabil sepanjang tahun membuat vegetasi di wilayah asiatis atau paparan sunda dapat tumbuh lebih besar dan tinggi serta berdaun lebat. Beberapa contoh flora paparan sunda atau asiatis adalah pohon kayu besi, rafflesia arnoldii bunga bangkai, pohon mahoni, pohon jati, pohon meranti, anggrek, kantong semar, dan sebagainya. Ciri-Ciri Fauna Paparan Sunda dan ContohnyaHewan berbadan besar, suburnya vegetasi di daerah Paparan Sunda membuat fauna di daerah tersebut lebih memiliki postur tubuh yang besar. Selain itu, luasnya area hutan tropis di Paparan Sunda juga membuat fauna aktif bergerak dan membentuk postur tubuh yang besar. Fauna berbulu, tingginya curah hujan di daerah Paparan Sunda membuat fauna di dalamnya memiliki bulu yang lebat sebagai perlindungan dari suhu dingin. Tidak memiliki kantung di tubuhnya, fauna atau hewan di Paparan Sunda jarang atau bahkan hampir tidak ada yang memiliki kantung. Didominasi jenis kera dan reptil, banyaknya pohon besar dan tinggi menjadi habitat yang cocok untuk kera dan reptil. Dikarenakan wilayah Paparan Sunda didominasi oleh hutan hujan tropis, wilayah ini pun memiliki jenis fauna yang sangat beragam juga. Adapun, beberapa contoh fauna di paparan sunda meliputi orang utan, kera, gajah, harimau, tapir, kuda nil, jerapah, dan sebagainya. Flora dan Fauna PeralihanBerbeda dengan wilayah paparan sunda yang sebelumnya terhubung dengan Benua Asia, wilayah peralihan merupakan wilayah yang sebelumnya tidak terhubung dengan wilayah manapun atau bisa dibilang sudah terpisah dengan wilayah paparan sunda dan sahul. Makanya, flora dan fauna wilayah peralihan biasanya unik atau beda dari yang lain, lho, Wilayah peralihan sendiri mencakup wilayah Indonesia bagian tengah, seperti Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan sekitarnya. Kenalan dengan ciri-ciri flora dan fauna peralihan, yuk! Ciri-Ciri Flora Peralihan dan ContohnyaDidominasi vegetasi savana, daerah peralihan memiliki curah hujan yang rendah sehingga fauna yang mendominasi cenderung tidak rimbun dan berbentuk savana. Tumbuhan berukuran kecil dengan daun pendek, sedikitnya curah hujan di wilayah Peralihan membuat bentuk floranya cenderung tidak besar dan daunnya pendek atau tidak rimbun. Karakteristik tanaman tidak memerlukan banyak air, sebagai bentuk adaptasi dengan curah hujan yang sedikit, tanaman di wilayah ini juga cenderung tidak memerlukan banyak air untuk tumbuh. Beberapa contoh flora wilayah peralihan meliputi tanaman bakau, kayu manis, kayu eboni, tanaman lontar, dan cengkeh. Ciri-Ciri Fauna Peralihan dan ContohnyaMerupakan hewan endemik, wilayah Peralihan pada awalnya sudah terisolasi dari wilayah di sekitarnya, sehingga memiliki fauna yang endemik atau khas, contohnya seperti komodo. Didominasi oleh jenis burung, wilayah Peralihan juga didominasi oleh fauna jenis burung yang cukup khas, contohnya seperti burung maleo. Hewan tidak berbulu atau berbulu sangat tipis, dikarenakan curah hujan yang rendah, wilayah peralihan menjadi cenderung bersuhu panas sehingga memiliki fauna yang berbulu sangat tipis atau tidak berbulu. Dikarenakan wilayah peralihan sudah terisolasi lebih dulu dengan berbagai wilayah lainnya, fauna di wilayah peralihan pun cukup unik dan hanya dapat ditemui di wilayah peralihan saja. Beberapa di antaranya seperti komodo, anoa, kuskus beruang, burung maleo, babirusa, soa-soa layar, tarsius, burung kakatua, dan sebagainya. Flora dan Fauna Paparan Sahul AustralisWilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia yang terakhir adalah wilayah Paparan Sahul atau Dataran Sahul. Paparan sahul adalah istilah untuk menunjuk pada terhubungnyawilayah sebelah timur Indonesia dengan Benua Australia sehingga disebut juga dengan wilayah Australis. Wilayah Paparan Sahul sendiri meliputi Laut Timor menyambung ke Timur di laut Arafura yang menyambung dengan Pulau Papua di bagian timur. Nah, Paparan Sahul ini memiliki tingkat curah hujan yang relatif rendah dan kelembaban udara yang rendah juga, lho. Hal ini pun mempengaruhi jenis flora dan fauna yang ada di sana. Ciri-Ciri Flora Paparan Sahul dan ContohnyaDidominasi oleh vegetasi yang ada di Australia, Paparan Sahul pada awalnya tergabung dengan benua Australia sehingga flora yang ada pun mirip dengan yang ada di Australia. Vegetasi yang ada merupakan vegetasi pegunungan, wilayah Paparan Sahul memiliki bentuk relief yang didominasi oleh wilayah pegunungan, sehingga vegetasi yang ada beradaptasi dengan hal itu. Beberapa contoh flora Paparan Sahul meliputi pohon eucalyptus, pohon sagu, pohon matoa, dan sebagainya. Ciri-Ciri Fauna Paparan Sahul dan ContohnyaMemiliki fauna khas seperti Australia, contohnya kanguru dan koala. Mamalia berukuran kecil, contohnya seperti reptil. Banyak fauna berkantung, hal ini dikarenakan di wilayah Australia memiliki fauna endemik dengan ciri berkantung. Didominasi oleh berbagai burung, Paparan Sahul juga memiliki banyak burung khas seperti cendrawasih dan kasuari. Jarang sekali ada kera atau monyet, hal ini disebabkan oleh kurangnya vegetasi dengan bentuk tinggi dan besar yang menjadi habitat kera dan monyet. Beberapa contoh fauna Paparan Sahul meliputi kanguru, burung cendrawasih, burung kasuari, koala, dan berbagai reptil. Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan FaunaTerdapat berbagai faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia. Berikut Pijar Belajar rangkum berbagai faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna. Berbagai faktor ini umumnya berpengaruh pada habitat dan kemampuan beradaptasi flora dan fauna. Unsur klimatik, yaitu faktor yang berhubungan dengan iklim. Unsur klimatik yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna adalah curah hujan, suhu, angin, hingga kelembaban edafik, yaitu faktor yang berhubungan dengan tanah. Faktor relief bumi geografis, seperti wilayah perbukitan, tanah lapang, dan sebagainya. Faktor makhluk hidup, seperti pembabatan hutan secara liar yang tanpa sadar membuat flora dan fauna dapat terancam punah atau bermigrasi ke habitat yang baru. Baca juga Pengertian Ekosistem, Komponen Penyusun, dan Macam-Macamnya_____________________________________________Wah, ternyata menarik sekali ya persebaran flora dan fauna di Indonesia. Dengan kekayaan flora dan fauna yang ada di Indonesia, kita sebagai warga negara Indonesia harus turut aktif menjaga kelestariannya, ya! Tertarik untuk belajar lebih banyak tentang flora, fauna, dan geografis Indonesia? Sobat Pijar bisa banget mulai berlangganan Pijar Belajar, nih! Pijar Belajar merupakan aplikasi belajar terlengkap untuk SD, SMP, dan SMA yang bisa kamu akses kapan saja dan dimana saja. Pijar Belajar juga memiliki banyak materi, latihan soal, dan video pembahasan yang bisa kamu simak, lho. Yuk, mulai berlangganan Pijar Belajar sekarang juga! Referensi E-Modul Persebaran Flora - Fauna di Indonesia dan Dunia, Direktorat Pembinaan SMA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. Modul Pembelajaran Geografi SMA Kelas XI, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN, 2020. Flora & Fauna International, Indonesia,
PetaPersebaran Limbah Biomassa di Indonesia. Energi biomassa adalah salah satu energi alternatif yang dapat dikembangkan. Disadari atau tidak, sejak zaman dulu manusia telah menggunakan biomassa sebagai sumber energi. Contohnya adalah penggunaan kayu bakar untuk menyalakan api unggun. Biomassa adalah produk fotosintesis yang menyerap energi
Persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi dalam tiga wilayah besar. Ilmuwan yang membagi tiga wilayah tersebut adalah Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Indonesia merupakan negara dengan beraneka ragam serta jenis flora dan fauna. Keduanya tersebar dari ujung barat Sabang hingga Merauke. Flora dan fauna harus kita jaga kelestariannya karena semua itu adalah kekayaan alam tanah air. Flora merupakan istilah yang digunakan untuk penyebutan jenis tumbuh-tumbuhan. Sedangkan fauna adalah istilah yang digunakan untuk penyebutan jenis-jenis hewan. Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber adalah ahli Biogeografi yang melakukan penelitian Flora dan Fauna di Indonesia. Persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi 3 wilayah atau daerah. Flora dan fauna wilayah barat, tengah peralihan dan timur. Ketiga bagian itu dipisahkan oleh 2 garis yang diberi nama Garis Weber untuk sebelah timur, dan Garis Wallace untuk sebelah barat. Untuk flora bagian barat meliputi daerah Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali dan pulau-pulau kecil di sekitarnya diberi nama Asiatis Oriental. Untuk jenis di bagian timur diberi nama Australis dan bagian tengah diberi nama Daerah Wallace atau peralihan. Flora dan fauna yang ada pada bagian barat disebut juga flora fauna dangkalan sunda. Hal ini karena pada zaman es, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Benua Asia ada dalam satu daratan yang sama. Begitu pula dengan pulau Papua yang pernah menyatu dengan benua Australia sehingga disebut paparan atau Dangkalan Sahul. Persebaran Flora Indonesia Bagian Barat Persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi beberapa kategori. Flora wilayah bagian barat disebut dengan flora Asiatis atau Oriental karena mempunyai kemiripan dengan flora yang berada di wilayah Asia. Meliputi Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Pada wilayah barat yang termasuk dalam Dangkalan Sunda memiliki curah hujan tinggi. Flora yang mendominasi wilayah ini meliputi tumbuhan heterogen, berkayu, dan berbentuk tinggi besar seperti yang sering anda jumpai pada daerah hutan tropis Kalimantan dan Sumatera. Hutan Flora Wilayah Barat Flora pada wilayah bagian barat terbagi menjadi beberapa kelompok. Hutan hujan tropis, hutan bakau, hutan musim, dan hutan sabana tropik. Contoh tumbuhan pada wilayah barat misalnya rafflesia arnoldii, pohon andalas, tembesu, cempaka wangi, kayu meranti kuning, palm merah, kenanga, dan bermacam jenis bunga anggrek. Hutan Hujan Tropik Hutan ini dipenuhi aneka tumbuhan heterogen. Jenis hutan ini tersebar di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Jawa. Tumbuhan pada daerah ini memiliki batang pohon tinggi besar, berdaun lebar, lembab, dan berupa hutan belantara. Hutan Bakau atau Mangrove Hutan ini biasa tumbuh pada wilayah pantai. Misalnya nipah, bakau dan rumbia. Hutan Musim Hutan ini selalu menggugurkan daun pada musim kemarau. Contohnya pohon jati, pohon cemara, dan pohon pinus. Hutan ini terdapat pada wilayah utara jawa. Hutan Sabana Tropik Tumbuhan daerah tropik berupa padang rumput, namun masih terdapat juga beberapa pepohonan. Tumbuhan ini banyak anda jumpai pada Pulau Bali, Jawa Timur, dan dataran tinggi Gayo, Aceh. Persebaran Flora Indonesia Bagian Tengah Persebaran flora dan fauna di Indonesia pada bagian tengah sering disebut dengan flora peralihan. Pada wilayah ini memiliki tumbuhan yang berasal dari Asiatis dan Australis. Flora bagian tengah ini meliputi pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Flora pada wilayah ini terbagi dalam beberapa kelompok. Hutan bakau, hutan pegunungan dan hutan musim. Sabana tropik, banyak kita jumpai di Nusa Tenggara Barat Padang rumput atau stepa, dapat kita jumpai di Nusa Tenggara Timur. Contoh flora pada daerah ini misalnya, kayu rima, anggrek hitam, kayu hitam, kayu cendana, kayu kemiri, anggrek serat, ajan kelicung, dan lainnya. Persebaran Flora Indonesia Bagian Timur Pada wilayah timur, flora ini memiliki kesamaan dengan flora pada wilayah Australia sehingga dinamai Flora Australis. Wilayah ini meliputi kepulauan Maluku dan pulau Papua. Flora yang termasuk dalam dangkalan sahul meliputi beragam jenis pohon kayu seperti ketapang, kayu besi / ulin atau kayu merbau. Terdapat juga beberapa tumbuhan endemik khas Indonesia timur, yaitu nipah sagu, matoa, baka, kayu putih, agathis alba, dan lainnya. Kebanyak dari flora bagian timur ini terdapat di Papua yang menyebar pada wilayah hutan mangrove, hutan hujan tropik, dan pegunungan. Persebaran Fauna Indonesia Bagian Barat Persebaran flora dan fauna di Indonesia pada wilayah barat, fauna ini bertipe Asiatis yang lebih mirip dengan hewan yang ada pada sebagian besar wilayah Asia. Ciri-ciri fauna bagian barat yaitu hewan berbentuk tubuh besar. Banyak berasal dari jenis ikan tawar, berjenis mamalia atau menyusui, dan banyak yang berasal dari jenis kera. Contoh fauna bagian barat seperti harimau Sumatera, kerbau, gajah, badak bercula satu, banteng, tapir, elang, jalak, buaya, ular, biawak, orang utan, bekantan, serangga, ikan tawar, dan yang lainnya. Persebaran Fauna Indonesia Bagian Tengah Sering disebut fauna peralihan atau fauna wilayah Wallace,fauna ini meliputi pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, dan pulau kecil di sekitarnya. Terdapat Fauna Asiatis, Australis, dan fauna Endemik atau khas yang tidak sama dengan Asiatis-Australia. Contoh fauna bagian tengah meliputi komodo, anoa, burung alo, babi rusa, burung raja perling, burung maleo, dan lain sebagainya. Persebaran Fauna Indonesia Bagian Timur Fauna ini meliputi Papua, Maluku, dan daerah sekitarnya yang memiliki kemiripan dengan fauna pada wilayah Australia. Ciri-ciri fauna pada wilayah ini biasanya terdapat hewan berkantung, memiliki bulu yang indah, bertubuh kecil, serta jarang berasal dari jenis kera dan jenis ikan tawar. Contoh fauna meliputi kanguru pohon, penyu sisik, burung kasuari, tikus dan musang berkantong, kuskus, cendrawasih, dan lain sebagainya. Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna Terdapat beberapa wilayah yang dapat dihuni makhluk hidup, dengan persebaran yang tidak merata. Persebaran flora dan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut Kondisi Iklim Pada wilayah gersang atau tertutup salju akan membuat beberapa hewan atau tumbuhan kesulitan berkembang biak. Kondisi iklim pada suatu daerah dipengaruhi oleh kelembaban udara, suhu, curah hujan angin, dan sinar matahari. Keadaan Tanah Tanah subur akan menjadi tempat yang baik bagi tumbuhan untuk berkembang. Sehingga akan menarik banyak hewan untuk hidup di sekitarnya. Contoh Flora dan Fauna Langka Persebaran flora dan fauna di Indonesia terdapat beberapa jenis flora yang langka untuk dijumpai. Contohnya kantung semar, anggrek hartinah, dan daun sang. Tak hanya flora, terdapat beberapa fauna yang mulai langka di Indonesia seperti orangutan, anoa, badak Jawa, kancil, dan harimau Sumatera. Persebaran flora dan fauna di Indonesia harus tetap kita jaga kelestariannya, mengingat sudah banyak jenis tumbuhan dan hewan yang langka.
PetaPersebaran Wayang Kulit Banjar 19 WAYANG TIMPLONG ayang Timplong merupakan salah W satu kesenian wayang dari daerah Nganjuk, Jawa Timur. Wayang Timplong terbuat dari kayu pinus dan sudah ada sejak tahun 1910. Hutan secara umum digambarkan sebagai kawasan dengan pepohonan yang banyak tumbuh diatasnya. Kawasan hutan merupakan salah satu ekosistem dalam biosfer yang didominasi oleh komposisi bermacam vegetasi dan flora, sehingga tidak salah apabila hutan dikatakan sebagai lokasi masyarakat tumbuhan hidup terbesar di dunia. Berbagai jenis hutan dapat kita temukan di berbagai penjuru tanah air. Keberadaan hutan sangatlah penting untuk kehidupan manusia. Kemampuan alami tumbuhan dalam menyerap karbondioksida melalui proses fotosintesis dan mengubahnya menjadi oksigen, menandakan keberadaan hutan yang memiliki peran vital bagi kelangsungan hidup manusia. Hutan memiliki kemampuan pula dalam mencegah berbagai kerusakan alam yang kerap dihubungkan dengan fenomena efek rumah kaca dan perubahan iklim. Bermacam jenis hutan yang tersebar di seluruh belahan bumi tentu memiliki perbedaan. Perbedaan-perbaan ini terjadi akibat klasifikasi hutan berdasarkan parameter yang berbeda-beda. Sistem klasifikasi hutan kerap dibedakan berdasarkan letak geografis atau biogeografinya, sifat-sifat musim yang ada di lingkungan hutan tersebut atau iklimnya, ketinggian tempat, keadaan tanah, dan jenis pohon yang mendominasi. Berdasarkan klasifikasi hutan semakin berkembang, maka kita akan mengetahui lebih banyak tentang jenis hutan yang ada di Indonesia, ciri-ciri, manfaat masing-masing dan persebarannya. Baca juga Pengertian Hutan Hujan Tropis, Ciri-ciri dan Manfaatnya Jenis-jenis Hutan di Indonesia Indonesia memiliki anugerah yang luar biasa baik itu flora maupun faunanya. Hutan Indonesia menempati urutan ketiga sebagai hutan terluas di dunia. Hasil pemantauan hutan oleh Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan KLHK pada tahun 2022 menunjukan bahwa luas lahan yang berhutan di Indonesia sebesar 95,6 juta ha dari seluruh daratan Indonesia yang memiliki luasan 187 juta hektar. Berikut ini pembahasan 9 jenis hutan yang bisa kita temukan di tanah air yaitu 1. Hutan Bakau Jenis hutan yang pertama yaitu hutan bakau. Hutan bakau kerap disamakan dengan hutan mangrove, padahal kedua hutan tersebut memiliki perbedaan. Bakau atau tumbuhan yang memiliki nama latin Rhizophora sp. merupakan salah satu spesies penyusun kawasan mangrove. Relawan dan Tim LindungiHutan dalam acara penanaman pohon mangrove hasil kerjasama dengan brand kecantikan Somethinc di pesisir utara Jawa. Tumbuhan bakau menjadi genus yang mendominasi dalam menyusun ekosistem mangrove. Tanaman ini umumnya ditemukan di garis pantai dengan kecenderungan lebih dekat dengan perairan atau laut dibandingkan daratan. Oleh karena itu, bakau memiliki tipe perakaran yaitu tunjang sebagai bentuk adaptasi bakau dari habitatnya yang kerap diterpa pasang dan surut air laut sehingga fluktuasi perendaman air terjadi. Hutan bakau di Indonesia tersebar di pantai timur pulau Sumatera, pantai barat serta selatan pulau Kalimantan, pantai utara pulau Jawa dan pantai barat daya Papua. Beberapa tempat yang menjadi rumah untuk bakau tumbuh dan berkembang dengan baik diantaranya Dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul. Kondisi pasang surut di Dangkalan Sunda yang relatif tenang menjadi ekosistem yang nyaman bagi bakau untuk tumbuh. Di wilayah Papua, hutan bakau diperkirakan tumbuh pada luasan lahan sekitar 1,3 juta ha atau sepertiga luasan bakau di seluruh Indonesia. Salah satu manfaat jenis hutan bakau diantaranya menjadi tempat tinggal untuk berbagai fauna seperti biawak, kepiting bakau, udang lumpur, berbagai jenis siput dan ikan tembakul. Habitat hutan bakau menjadi tempat yang ideal untuk perkembangan rantai makanan yakni produsen bagi ikan-ikan kecil dan kepiting, karena tidak sedikit ikan yang memakan daun tanaman bakau untuk bertahan hidup. Terlebih lagi, hutan bakau mampu melindungi pantai dari deburan ombak yang berpotensi mengakibatkan abrasi serta ombak tsunami yang dapat dicegah oleh bakau. Manfaat lain dari hutan bakau yaitu dapat menjaga kualitas air di daerah pesisir, menjadi katalis tanah atau menjaga lapisan tanah agar lebih padat, dan memberikan dampak ekonomi yang luas untuk masyarakat baik pemanfaatannya di bidang pariwisata, perkebunan ataupun tambak. Baca juga Brand Kecantikan Somethinc Tanam 10 Ribu Pohon Bakau di Pesisir Utara Jawa 2. Hutan Mangrove Mangrove adalah varietas komunitas yang ada di pantai tropik dan subtropik berupa pepohonan atau semak-semak yang tumbuh di daerah pasang surut air laut. Komposisi jenis hutan mangrove tidaklah homogen, melainkan semua pepohonan dan semak yang ada di suatu kawasan, terkena pasang surut air laut dan membentuk komunitas, maka ia dikatakan sebagai hutan mangrove. Apabila tanaman yang menempati hutan pesisir dengan dominasi bakau Rhizophora sp., maka jenis hutan tersebut dinamakan hutan bakau seperti pembahasan sebelumnya. Karakteristik dari tumbuhan di hutan mangrove yakni tumbuhan dengan akar napas yang berfungsi efektif untuk mencegah dan menanggulangi erosi pantai. Persebaran hutan mangrove di Indonesia diantara ada di sisi barat dan timur pulau Sumatera dengan luasan hutan mangrove mencapai ha. Beberapa titik di pulau Jawa dengan luasan mencapai ha. Sepanjang pesisir pulau Kalimantan dengan luasan mencapai ha. Sepanjang pesisir pulau Sulawesi dengan luasan mencapai ha. Bagian barat pulau Papua dengan luasan mencapai ha. Dan di Bali serta Nusa Tenggara dengan luasan mangrove di kedua wilayah tersebut mencapai ha. Manfaat dari keberadaan jenis hutan mangrove tidak jauh berbeda dengan hutan bakau diantaranya yaitu Mencegah intrusi air laut atau perembesan air laut ke daratan yang berakibat pada perubahan pada mata air di daratan menjadi air payau. Mencegah abrasi air laut, karena ombak di pinggiran laut yang tinggi berpotensi untuk mengikis daratan. Penghambat dan penyaring alami untuk sampah-sampah yang tergenang di laut dan mempercepat penguraian sampah organik. Tempat tinggal dan sumber makanan untuk berbagai jenis satwa seperti ikan-ikanan dan kepiting. Membantu dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir. Manfaat jenis hutan mangrove dalam pembentukan pulau dan daratan baru dimungkinankan karena akar tanaman di hutan bakau dapat menjaga tanah di daerah pesisir agar tetap padat dan tidak mudah tergerus ketika pasang surut air laut datang. 3. Hutan Lumut Lumut adalah tumbuhan kecil yang belum memiliki akar dan daun sejati, akan tetapi ia mampu untuk berfotosintesis. Tumbuhan ini kerap hidup berkoloni dan mampu untuk tumbuh di lingkungan yang ekstrem dan hidup di berbagai medium seperti bebatuan, tanah, batang kayu bahkan menumpang pada organisme lain. Lumut menyukai lingkungan yang lembab dan bersuhu rendah. Tumbuhan dan lantai hutan lumut seringkali ditutupi oleh tumbuhan lumut karena kelembapan udara dan curah hujan yang tinggi. Seperti namanya, jenis hutan lumut didominasi oleh tumbuhan lumut. Ciri utama hutan lumut yakni berada di kawasan yang memiliki curah hujan tinggi sehingga kelembapan tinggi dan berembun. Jenis hutan lumut tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Salah satunya di Gunung Lumut di Kalimantan Timur dengan karakteristik lumut tumbuh pada akar pohon, batang pohon dan bebatuan. Hutan lumut di Gunung Singgalang dengan karakteristik lumut tumbuh dan menempel pada pepohonan besar serta akar hingga rantingnya. Dan hutan lumut terakhir di Pegunungan Argopuro Jawa Timur atau lebih tepatnya berada pada Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang. Manfaat utama hutan lumut memberikan ruang interaksi antar komponen seperti tempat hidup untuk flora dan fauna, khususnya mereka yang hanya dapat hidup pada daerah dengan kelembaban tinggi, sebagai sumber makanan dan membantu kamuflase fauna tertentu dari predator, karena sifat lumut yang dapat menumpang atau menempel pada organisme lain. Baca juga 9 Dampak Kerusakan Hutan bagi Manusia dan Alam yang WAJIB Kamu Pahami 4. Hutan Rawa Hutan rawa adalah hutan dengan vegetasi tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di wilayah genangan air tawar atau secara periodic wilayah hutan akan selalu tergenang air tawar. Jenis hutan ini biasanya terletak di daerah yang berada di dekat aliran sungai akan tergenang ketika luapan air sungai naik semasa musim hujan, keadaan tersebutlah yang menyebabkan terbentuknya hutan rawa. Komposisi hutan rawa berbentuk vertikal dengan beberapa stratifikasi, diantaranya strata sederhana seperti palem-paleman dan sagu. Ciri utama dari jenis hutan rawa ini selain selalu tergenang air ialah lantai hutan yang berupa lapisan gambut. Sehingga lapisan gambut membentuk tanah dengan sifat tidak terlalu keras atau nampak seperti lumpur. Jenis tumbuhan yang tumbuh mencakup paku-pakuan, jamur, atau lumut, eceng gondok, rumput, semanggi dan tanaman air lainnya. Cengkraman akar pepohonan atau tumbuhan pada hutan rawa tidaklah sekuat tanaman di tanah yang padat. Beberapa jenis hutan rawa antara lain yaitu Hutan rawa gambut atau hutan dengan komposisi tanah organik yang sangat tinggi akibat dari penguraian sisa hewan dan tumbuhan. Hutan rawa air tawar yakni hutan rawa dengan vegetasi yang cukup lebat dan berlapiskan tanah yang kaya akan mineral. Rawa tanpa hutan atau wilayah rawa yang hanya ditumbuhi oleh tumbuhan kecil seperti semak belukar dan rumput air. Persebaran hutan rawa di Indonesia yakni di daerah dataran rendah yang terdapat sungai-sungai besar seperti Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Ketiga wilayah tersebut memiliki hutan rawa dengan persentase 95% dari keseluruhan wilayah hutan rawa di Indonesia. Manfaat hutan rawa diantaranya sebagai sumber makanan bagi flora dan fauna yang hidup di area hutan rawa, sebagai sumber cadangan air, mencegah terjadinya intrusi atau masuknya air laut kedalam air tanah dan air sungai yang menjadi sumber mata air alami, dan mencegah terjadinya banjir. 5. Hutan Sabana Jenis hutan kelima yaitu hutan sabana. Hutan sabana adalah kawasan hutan dengan komposisi berupa padang rumput yang dikelilingi oleh pepohonan atau semak-semak sejenis palem dan akasia. Sabana merupakan ekosistem yang dapat berada di wilayah dataran tinggi maupun rendah dan persebaran pohon yang tidak merata dengan dominasi rumput di seluruh lahan hutan sabana. Tingkat curah hujan yang rendah mengakibatkan pohon-pohon hijau sulit untuk tumbuh di hutan sabana. Hutan sabana dapat ditemukan pada wilayah tropis maupun subtropis. Jenis hutan ini sangat cocok pada kawasan dengan curah hujan yang rendah. Ciri hutan sabana apabila dilihat dari fauna yang hidup berupa hewan-hewan yang mampu hidup pada daerah kering seperti badak, burung unta, macan tutul, singa, impala, kuda nil, jerapah, rusa, gajah, zebra, unta, rubah, bison, babun, dan masih banyak lagi. Persebaran hutan sabana di Indonesia yang dapat kita temukan di hutan sabana Kepulauan Komodo, Nusa Tenggara Timur dengan ciri khas faunanya yakni Komodo. Selanjutnya, hutan sabana Sumba Timur yang juga ada di Nusa Tenggara Timur dengan wilayah padang rumput terluas untuk wilayah Indonesia bagian timur. Kemudian ada hutan sabana Tanjung Ringgit di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan keindahan berupa hamparan rumput serta ilalang dan pemandangan pantai. Masih di wilayah Nusa Tenggara Barat yakni gunung Rinjani sabana sembalun yang berada pada jalur pendakian. ak kalah dengan wilayah timur, terdapat hutan sabana Baluran, Jawa Timur yang berisikan beberapa tumbuhan seperti hamparan padang rumput, dan keberadaan hewan seperti kijang, macan tutul, dan banteng liar yang hidup secara bebas disana. Ada juga sabana Gunung Bromo di Jawa Timur, sabana Cidaon di Taman Nasional Ujung Kulon dan terakhir sabana Gunung Merbabu di Taman Nasional Gunung Merbabu. Manfaat dari jenis hutan sabana diantaranya sebagai habitat tempat tinggal dan sumber makanan bagi flora dan fauna, sebagai tempat menyimpan cadangan air tanah akibat luasnya permukaan lahan rumput, menjaga keseimbangan alam, menjadi kawasan peternakan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar daerah sabana dan membantu perekonomian warga apabila dapat dikelola menjadi tempat wisata dan penelitian. 6. Hutan Stepa Jenis hutan keenam yang dapat kita jumpai di Indonesia yaitu hutan stepa. Hutan stepa memiliki kemiripan dengan hutan sabana. Namun, kondisi yang membedakan hutan stepa dan sabana adalah komposisi vegetasinya. Jenis hutan stepa didominasi oleh vegetasi jenis rumput dan tidak ada pohon maupun semak-semak besar di dataran lahan tersebut. Pepohonan tidak dapat tumbuh di wilayah stepa akibat curah hujan yang rendah dan tidak merata. Hutan stepa dapat kita temukan di wilayah beriklim tropis dan subtropis. Ciri-ciri utama yang nampak nyata dari hutan stepa adalah suhu yang berkisar 19-30 derajat Celcius saat musim panas dan 12-20 derajat Celcius saat musim dingin, curah hujan yang tidak teratur hanya berkisar 250-500 mm/tahun, kelembapan udara sangatlah rendah dan dominasi vegetasi rumput yang luas membentang. Hutan stepa dapat ditemukan di wilayah timur Indonesia seperti pulau Timor dan Nusa Tenggara, karena kondisi iklim gersang dan minim curah hujan yang mendukung. Manfaat dari hutan stepa yakni sebagai ekosistem beberapa fauna khususnya mereka hewan ternak, dapat menjadi lahan peternakan bagi masyarakat yang memiliki hewan ternak dan kondisi alam yang menarik dapat dijadikan sebagai tempat wisata, sehingga memberikan dampak secara ekonomis bagi masyarakat sekitar. 7. Hutan Musim Hutan musim adalah hutan yang dipengaruhi oleh pergantian musim. Tanaman yang tumbuh pada jenis hutan ini tentu akan berbeda tergantung dari musim yang berganti dan biasanya hanya terdiri atas satu jenis tanaman saja. Sehingga vegetasi tanaman pada hutan musim tidaklah beragam atau homogen. Jarak pohon antara satu dengan yang lain relatif senggang dengan ketinggian pohon mencapai 12-13 meter. Ketika musim penghujan maka tanaman-tanaman baru di hutan musm akan tumbuh subur dengan penanda daun yang menghijau dan tumbuh lebat. Sedangkan pada musim kemarau maka daun akan meranggas sebagai bentuk adaptasi diri. Macam-macam dan jenis hutan musim kerap kali dinamai sesuai dengan tumbuhan atau jenis pohon yang tumbuh mendominasi di dalamnya. Beberapa contoh hutan musim yang dinamai sesuai dominasi jenis tanamannya hutan jati, sengon, ketapang, bunga anggrek, sagu, kemiri, cendana, kayu putih dan masih banyak lagi. Hutan musim di Indonesia tersebar di beberapa wilayah pulau Jawa yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur dan daerah Nusa Tenggara Barat. Manfaat dari hutan musim adalah sebagai pengatur tata air, tempat hidup dan sumber makanan bagi flora dan fauna, sumber obat-obatan alami, dan pengatur iklim. Hutan musim kerap dimanfaatkan sebagai hutan produksi karena homogenitas varietas tanaman yang tumbuh di dalamnya. Baca juga 5 Bentuk Adaptasi Morfologi Tumbuhan Terhadap Lingkungannya 8. Hutan Hujan Tropis Jenis hutan selanjutnya yaitu hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis adalah jenis hutan dengan tingkat kelembaban yang tinggi akibat curah hujan yang juga besar setiap tahunnya sebesar lebih dari mm/tahun. Hutan hujan tropis pada umumnya berada pada wilayah dengan suhu udara rata-rata 20-30 derajat Celcius. Jenis hutan ini dengan keanekaragaman vegetasi yang kaya akibat mendapatkan sinar matahari yang cukup, meskipun cahaya matahari tidak dapat menembus dasar hutan karena lebatnya pepohonan. Keistimewaan wilayah hutan hujan tropis yakni wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Fakta menarik dari hutan hujan tropis adalah sebagian besar kehidupan hutan ditemukan di pepohonan dibandingkan di lantai hutan. Keberadaan kanopi atau tumbuhan yang besar dan menaungi tumbuhan kecil di bawahnya menjadi tempat para satwa menghabiskan waktu ketika siang hari dengan adaptasi-adaptasi yang mereka lakukan, baik melalui suara untuk berkomunikasi akibat rerimbunan daun yang menyulitkan satwa bergerak. Persebaran hutan hujan tropis di Indonesia berada di pulau-pulau besar seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Manfaat hutan hujan tropis adalah sebagai penyimpan jutaan ton karbon akibat keberagaman vegetasi flora yang tumbuh di jenis hutan ini, melindungi dari banjir dan kekeringan karena banyaknya pepohonan dan memudahkan penyerapan air hujan, menstabilkan tanah, mempengaruhi pola curah hujan, dan menjadi rumah untuk flora fauna liar. Hutan hujan tropis juga kerap menjadi sumber daya bagi masyarakat sekitar hutan untuk bertahan hidup. 9. Hutan Gugur Hutan gugur merupakan jenis hutan terkahir pada pembahasan kali ini. Hutan gugur didominasi oleh vegetasi tumbuhan peluruh atau tumbuhan yang menggugurkan daunnya pada musim tertentu. Pohon jati menggugurkan daun-daunnya untuk mengurangi penguapan air ketika musim kemarau. Hutan gugur memiliki curah hujan merata antara 750-1000 mm/tahun. Suhu rata-rata 2-18 derajat Celcius pada jenis hutan ini. Vegetasi di hutan gugur biasanya berciri daun lebar, tajuk yang rapat, warna daun yang hijau ketika musim panas, dan akan gugur ketika musim dingin. Jenis flora yang tumbuh tidak terlalu beragam, meskipun begitu tanah di termasuk subur akibat pembusukan daun-daun ketika musim dingin. Di Indonesia, jenis hutan gugur memiliki nama lain yaitu hutan musim tropika atau hutan muson. Jenis flora yang hidup di hutan gugur ialah jenis tanaman tropofit atau tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan musim seperti pohon jati, damar, rotan, cemara, pinus, palem, pakis, bambu, dan eucalyptus. Sedangkan fauna yang dapat hidup di hutan gugur memiliki ciri khas berupa adaptasi dengan migrasi dilakukan oleh burung dan hibernasi dilakukan oleh mamalia, beberapa hewan tersebut seperti harimau, rusa, babi hutan, tikus kayu, musang, beruang dan masih banyak lagi. Hutan gugur yang tersebar di Indonesia dapat ditemui pada Kawasan Wallace yaitu wilayah Sulawesi, sebagian Maluku, Nusa Tenggara, bali dan Jawa. Manfaat keberadaan hutan gugur diantaranya menjadi tempat hidup beragam flora dan fauna, serta sebagai sumber makanan untuk makhluk hidup disana. Hutan gugur juga menjadi penghasil kayu seperti rotan, damar, dan jati, penghasil oksigen, pengatur iklim dan tata air tanah dan mencegah intrusi air laut. Baca juga Polusi Adalah Pengertian, Jenis dan Dampak Polusi bagi Kehidupan Ringkasan Indonesia memiliki bermacam jenis hutan dengan karakteristik yang berbeda. Berbagai jenis hutan tersebut menjadi potensi besar untuk dapat diolah dan dimaksimalkan sebaik-baiknya untuk masyarakat tanpa merugikan makhluk hidup lain seperti fauna dan flora yang hidup dalam hutan. Seluruh jenis hutan yang telah dijelaskan diatas tersebar merata di sepanjang wilayah Indonesia yakni pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua. Karakteristik jenis hutan di Indonesia terkodifikasi berdasarkan sifat musim seperti hutan musim, sabana dan stepa. Kemudian berdasarkan keadaan tanah yaitu hutan rawa, hutan mangrove dan hutan bakau. Berdasarkan iklim yaitu hutan hujan tropis, hutan lumut, dan hutan gugur. Kelestarian bermacam jenis hutan seharusnya menjadi perhatian kita bersama, untuk dapat melindungi dan melestarikan agar tetap asri dan hidup seutuhnya. Manfaat dari hutan sangatlah besar untuk kelangsungan hidup kita. Sehingga menjaga hutan turut menjaga variasi jenis hutan, menjaga flora fauna yang hidup didalamnya, dan menjaga kehidupan kita sendiri sebagai manusia. Baca juga Gambut Adalah Pengertian, Ciri-ciri dan Jenis Lahan Gambut Referensi dan rujukan artikel. Penulis Jati Ratna Arifah Editor M. Nana Siktiyana Jangan Lupa untuk Ikut Serta dalam Upaya Pelestarian Hutan LindungiHutan merupakan wadah untuk menanam pohon mulai dari 10 ribu rupiah. Ribuan orang, ratusan UMKM dan perusahaan telah percaya dengan LindungiHutan dengan menjalin kolaborasi untuk kelestarian hutan Indonesia. petapersebaran flora di indonesia Persebaran flora dan fauna di dunia dipelajari pada cabang ilmu biogeografi dengan memakai pendekatan biogeografi sejarah yaitu melihat dari sudut pandang perkembangan dan evolusi, iklim, migrasi, gerakan bumi pada masa lalu Pengertian Flora Pembagian Berdasarkan Wilayah Flora di Daerah Paparan Sahul Persebaran flora dan fauna di dunia dipelajari dalam cabang ilmu biogeografi dengan menggunakan pendekatan biogeografi sejarah yaitu melihat dari sudut pandang perkembangan dan evolusi kelompok organisme, iklim, migrasi, gerakan bumi pada masa lalu, serta hubungan ekologis masa lalu dengan sekarang, serta pendekatan biogeografi ekologi yaitu melihat dari sudut pandang interaksi antarorganisme serta interaksi organisme dengan lingkungannya. Peta Persebaran Flora Di IndonesiaSebarkan iniPosting terkait Berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora, secara garis besar, jenis-jenis flora di Indonesia dapat dibedakan, berikut ini. Peta persebaran Flora di Indonesia Bagian Barat Flora di wilayah Indonesia bagian Barat didominasi oleh vegetasi hutan hujan tropis yang selalu basah. Hal ini dikarenakan pada kawasan ini mempunyai curah hujan dan kelembapan yang cukup tinggi. Jenis-jenis flora di kawasan ini memiliki kesamaan ciri dengan flora di Benua Asia pada umumnya. Adapun flora tipe Asia Asiatis memiliki ciri-ciri, berikut ini. 1 Memiliki berbagai jenis tumbuhan kayu yang berharga, misalnya jati, meranti, kruing, mahoni, dan sejenisnya. 2 Selalu hijau sepanjang tahun. 3 Bersifat heterogen. Selain itu, di wilayah Indonesia bagian Barat juga terdapat tumbuhan endemik hanya ada di daerah tersebut, yaitu Raflesia arnoldi di Sumatra. Wilayah Indonesia bagian Barat juga banyak dijumpai kawasan hutan mangrove hutan bakau, antara lain di pantai Timur Sumatra, pantai Barat dan Selatan Kalimantan, serta pantai Barat dan Utara Jawa. Peta persebaran Flora di Indonesia Bagian Tengah Daerah peralihan meliputi wilayah Pulau Sulawesi dan kepulauan di sekitarnya serta Kepulauan Nusa Tenggara. Di kawasan ini tidak kita jumpai adanya hutan yang lebat. Jenis hutan yang ada hanyalah hutan semusim atau hutan homogen yang tidak begitu lebat, bahkan di kawasan Nusa Tenggara kita hanya akan menjumpai adanya sabana dan stepa. Sabana adalah padang rumput yang luas dengan tumbuhan kayu di sana-sini, sedangkan stepa adalah tanah kering yang hanya ditumbuhi semak belukar. Kondisi ini terjadi karena di wilayah Nusa Tenggara memiliki curah hujan yang relatif lebih sedikit bila dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia. Jenis tumbuhan yang mendominasi di wilayah Indonesia bagian tengah, antara lain, jenis palma, cemara, dan pinus. Gambar Peta Persebaran Flora di Indonesia Peta persebaran Flora di Indonesia Bagian Timur Flora di wilayah Indonesia bagian Timur didominasi oleh hutan hujan tropis. Akan tetapi, jenis tumbuhannya berbeda dengan jenis tumbuhan di wilayah Indonesia bagian Barat. Jenis flora di wilayah hutan hujan tropis bagian Timur memiliki kesamaan dengan flora di kawasan Benua Australia, sehingga jenis floranya bersifat Australis. Salah satu flora ciri khas di kawasan Indonesia Timur adalah anggrek. 3 Fauna Asia-Australis/Fauna Indonesia Bagian Tengah/Kelompok Hewan Peralihan/Wilayah Fauna Kepulauan Wallace. Persebaran fauna peralihan ada di Pulau Timor, NTB, NTT, Sulawesi, dan Kepulauan Maluku. Mamalia yang ada di sana adalah anoa, babi rusa, monyet hitam, tarsius, monyet seba, dan yang lain. Keanekaragamanflora di Indonesia tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara lain di dunia. Jauh lebih tinggi dari flora yang ada di Afrika dan Amerika. Pun jika dibandingkan dengan daerah beriklim sedang atau dingin. Berikut adalah peta persebaran flora di Indonesia yang dibagi menjadi tiga area, yakni: 1. Flora di Daerah Paparan Sahul Persebaranflora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi 3 wilayah atau daerah. Flora dan fauna wilayah barat, tengah (peralihan) dan timur. Ketiga bagian itu dipisahkan oleh 2 garis yang diberi nama Garis Weber untuk sebelah timur, dan Garis Wallace untuk sebelah barat. 8CI2.
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/160
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/319
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/224
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/991
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/673
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/492
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/259
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/188
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/644
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/653
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/186
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/916
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/137
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/475
  • 4rwhsq2itx.pages.dev/408
  • peta persebaran kayu di indonesia